Banner

BKD Bantah Lalai dalam Pelantikan Pejabat

PURUK CAHU, PPOST

Terkait tudingan terhadap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Murung Raya (Mura) lalai dalam melaksanakan agenda pelantikan pejabat eselon yang dilaksanakan dua kali lantaran sejumlah pejabat yang dilantik tidak hadir pada pelantikan pertama dibantah oleh Kepala BKD Beng Petony.

Kepada Palangka Post, Sabtu (6/7) dirinya mengungkap bahwa pelantikan kedua dilaksanakan lantaran ada sejumlah pejabat yang sudah diundang dan diberitahukan namun tetap tidak hadir.

“Karena berdasarkan aturan pejabat yang menduduki posisi tertentu harus dilantik, maka BKD melakukan pelantikan kembali untuk pejabat yang tidak hadir tersebut,” tegas Beng.

Hal ini juga, kata dia, sesuai arahan Bupati, untuk segera melantik sisa pejabat yang belum dilantik karena pada saat pelantikan pertama tidak dapat hadir. Karena itu, BKD tidak ingin ada pejabat yang menduduki suatu posisi tanpa dilantik.

“Jadi, ini berkaitan dengan aturan dan tentu apabila BKD tidak segera melantik pejabat yang tidak hadir tersebut, tentu akan merugikan pejabat yang bersangkutan. BKD hanya berupaya memfasilitas para pejabat agar seluruhnya bisa segera dilantik,” jelasnya.

Dirinya juga membantah terjadi pemborosan karena pelantikan dilaksanakan dua kali, karena anggaran pelantikan merupakan satu paket, yang tentu tidak ada penambahan anggaran untuk agenda pelantikan, dan jelas bukan pemborosan.

Oleh sebab itu tudingan BKD telah lalai bahkan telah melakukan pemborosan anggaran itu tidak benar, dan dirinya ingin mengklarifikasi hal tersebut agar tidak terjadi opini yang salah di masyarakat.

Lagian jelas Beng, anggaran pelantikan tidak lah besar, karena pelantikan yang dilaksanakan secara sederhana, paling hanya menambah beberapa puluh snack bagi undangan karena pelantikan terjadi dua kali mengingat masih ada pejabat yang tidak hadir pada pelantikan pertama.

“BKD hanya melaksanakan kewajiban agar seluruh pejabat yang memangku jabatan sesuai PP nomor 13 harus dilantik, tidak ada kelalaian di situ apalagi pemborosan anggaran,” jelas Beng.(Trs/P-4)

Share
.
Banner